Perhatian PSSI ternyata tak berhenti di pinggir lapangan. Mereka juga memperkuat sektor di balik layar yang tak kalah penting: analisis dan performa.
Dzikry Lazuardi ditunjuk sebagai analis performa teknis. Pekerjaannya nanti akan banyak berkutat dengan data untuk evaluasi pertandingan. Untuk urusan kebugaran fisik, Cesar Meylan yang memimpin, dengan dukungan Valdano Wiriawanputra sebagai ilmuwan olahraga.
Dan tentu saja, kondisi pemain harus dijaga dari dalam. Untuk itulah, Erwila Achmadi akan mengurus kebutuhan gizi seluruh anggota tim.
Harapan yang Dibebankan
Dengan formasi kepelatihan yang kini terlihat lebih komplet ini, PSSI jelas punya target tinggi. Mereka ingin melihat Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif, setidaknya di level Asia.
Kehadiran para pelatih berlatarbelakang internasional diharapkan jadi angin segar. Bukan cuma soal taktik, tapi juga pendekatan modern terhadap aspek fisik dan mental pemain. Sekarang, tinggal menunggu eksekusinya di lapangan.
Artikel Terkait
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi
BPP KKSS Salurkan Bantuan Sembako ke Panti Asuhan dalam Rangka PSBM ke-XXVI
Penumpang Meninggal Dunia di Kapal Feri Kolaka-Bajoe
Ketua KKSS: Kualitas dan Nasionalisme Pengusaha Kunci Percepatan Ekonomi Nasional