Menurutnya, geliat ekonomi pasti akan merembet ke mana-mana. Restoran dan tempat kuliner khas Makassar diprediksi bakal ramai. Begitu juga pusat-pusat oleh-oleh. Transaksi di sektor-sektor itu diperkirakan bakal naik pesat, seiring dengan membludaknya tamu dari berbagai penjuru.
Melihat fakta di lapangan, Anggiat punya harapan. Ia berharap makin banyak event berskala nasional yang digelar di Sulawesi Selatan. Konsistensi mengadakan agenda besar, katanya, adalah kunci untuk menjaga ritme okupansi hotel dan memutar roda ekonomi daerah lebih cepat.
Hotel Claro Hampir Penuh
Di sisi lain, kabar baik juga datang dari lokasi penyelenggara. Ricwan Wahyudi, Marketing Communication Manager Hotel Claro, mengaku pemesanan kamar untuk periode PSBM sudah tembus lebih dari 90%.
“Aktivitas pemerintahan di hotel lagi sepi-sepinya. Kehadiran PSBM ini sangat membantu kami,” ujar Ricwan.
Jadi, selain jadi ajang silaturahmi dan bisnis para saudagar, PSBM rupanya juga membawa berkah tersendiri bagi perekonomian lokal. Sebuah momentum yang ditunggu-tunggu banyak pihak.
Artikel Terkait
Mediasi Sukses Redakan Ketegangan Sengketa Masjid di Barru
Waktu Tepat Mulai Qadha Puasa Ramadan 1447 H Usai Idulfitri
PSSI Umumkan Susunan Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman Jadi Pelatih Kepala
Pantai Kuri Caddi di Maros: Pesona Tersembunyi yang Masih Asri dan Sunyi