Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa gelombang pergerakan manusia yang luar biasa di jalur kereta api Jawa Tengah. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang baru saja merilis data yang cukup mencengangkan: tercatat 125.265 penumpang memadati stasiun-stasiun dalam dua hari Lebaran saja, yakni 21 dan 22 Maret 2026. Angka itu tak main-main, menunjukkan kenaikan sekitar 16 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Kalau dirinci, hari pertama Lebaran, Sabtu (21/3), ada 56.221 penumpang. Jumlahnya kemudian melonjak di hari Minggu (22/3) menjadi 69.054 orang. Lonjakan ini terasa jelas di pergerakan penumpang yang berangkat. Dari 25.056 orang di hari Sabtu, angka itu melesat jadi 33.771 orang di hari Minggu. Sementara penumpang yang turun relatif stabil, berkisar di angka 31 ribu hingga 35 ribu lebih.
Namun begitu, puncak kesibukan sebenarnya sudah terjadi lebih awal. Menurut catatan KAI, Rabu (18/3) adalah hari tersibuk dengan total penumpang mencapai 60.108 orang. Itu adalah puncak arus mudik sebelum hari H Lebaran tiba.
Secara kumulatif, sejak periode mudik dimulai pada 11 Maret, jumlah penumpang yang berangkat dari wilayah Daop 4 sudah menembus 246.875 orang. Lagi-lagi, ini naik 16 persen dari periode yang sama di tahun 2025. Bukan cuma penumpang, perjalanan kereta api juga bertambah. Ada 372 perjalanan yang dilakukan, naik tipis 1 persen dari tahun lalu. Kapasitas tempat duduk pun ikut ditingkatkan sekitar 4 persen untuk menjawab lonjakan ini, dari 203.738 kursi menjadi 211.282 kursi.
Artikel Terkait
Athletic Club Kalahkan Real Betis 2-1, Kokoh di Papan Atas La Liga
Manchester City Kembali Juara EFL Cup Usai Taklukkan Arsenal 2-0 di Wembley
Desakan Kuat untuk Dewas KPK Periksa Pimpinan Soal Tahanan Rumah Gus Yaqut
Nottingham Forest Hajar Tottenham Hotspur 3-0 di Kandang Sendiri