Mengingat tahun politik, Jaleswari menyampaikan pengertian terhadap kebutuhan publik akan netralitas dan profesionalisme pemerintah. Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika dalam menjalankan tugasnya sebagai Deputi V Kepala Staf Kepresidenan terdapat ruang penyempurnaan yang belum diisi secara maksimal. Jaleswari berdoa agar Indonesia terus bergerak ke arah yang lebih baik dan diterangi oleh Allah SWT.
Sementara itu, calon presiden Ganjar Pranowo menyatakan bahwa calon presiden dan calon wakil presiden yang berpotensi memiliki konflik kepentingan seharusnya meniru langkah Mahfud Md, calon wakil presidennya, yang memilih mundur dari jabatannya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan di kabinet Jokowi.
Baca Juga: Inilah Nama-nama Yang Layak Menggantikan Shin Tae Yong
Ganjar menganggap sikap Mahfud yang mundur sebagai tindakan yang mencerminkan integritas dan memberikan hormat kepada Mahfud. Mahfud sendiri mengatakan akan menyerahkan surat pengunduran dirinya langsung kepada Presiden Jokowi pada pertemuan yang akan datang. Meski belum dipastikan jadwal pertemuan tersebut, Mahfud menyatakan surat pengunduran dirinya selalu ia bawa untuk diserahkan kepada Presiden.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: setiafakta.com
Artikel Terkait
Pengacara Desak Ayah Korban Kekerasan di Sukabumi Diperiksa, Diduga Biarkan Anak dalam Bahaya
Polisi Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional untuk Antisipasi Macet Mudik Lebaran 2026
DPRD Sulsel dan Tim Teknis Temukan Ketebalan Aspal Jalan Hertasning Sesuai Standar
Dua Aktivis Pati Bebas Bersyarat Usai Divonis 6 Bulan Penjara