Namun begitu, keadaan seimbang itu tak berlangsung lama. Fenerbahce seperti tersulut. Mereka kembali mengambil kendali permainan dengan tempo yang lebih cepat dan serangan yang lebih tajam. Dominasi itu akhirnya terkonversi menjadi gol. Lagi-lagi Nene D., sang pembeda, yang menggoyang jala Gaziantep untuk kedua kalinya pada menit ke-79. Gol itu seperti membuka keran.
Dua gol tambahan kemudian menyusul, mengukuhkan kemenangan besar 4-1. Keputusan pelatih melakukan rotasi pemain di babak kedua rupanya memberi napas baru dan ritme yang sulit dihentikan.
Bagi Fenerbahce, tiga poin ini jelas sangat berharga. Posisi mereka di puncak klasemen semakin kokoh, dan mimpi juara tetap hidup. Di sisi lain, Gaziantep FK harus pulang dengan kepala tertunduk. Mereka punya pekerjaan rumah yang besar jika ingin menjauhi zona merah. Performa di lini pertahanan, khususnya, butuh perbaikan segera.
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions
Direktur NCTC Mundur, Protes Kebijakan Perang AS-Iran