JAKARTA – Wacana pemotongan gaji pejabat negara, dari level menteri hingga anggota DPR, kini sedang digodok serius oleh pemerintah. Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai menghadiri sebuah rapat di Kementerian Pertahanan, Selasa lalu.
"Sedang kami detailkan kajiannya," ujar Prasetyo.
Rencana penghematan ini bukan datang tiba-tiba. Ini merupakan respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna. Situasi global, terutama dampak konflik di Timur Tengah, disebut-sebut jadi pemicunya. Pemerintah merasa perlu mengambil langkah antisipatif.
Namun begitu, Prasetyo menegaskan bahwa langkah efisiensi yang dikaji tidak hanya soal gaji. Ada berbagai skema lain yang sedang dipertimbangkan untuk diterapkan di seluruh kementerian dan lembaga negara. Intinya, penghematan harus dilakukan secara menyeluruh.
Di sisi lain, terkait isu yang sempat beredar, Prasetyo meyakinkan publik soal pasokan energi. Menurutnya, stok BBM di dalam negeri masih dalam kondisi aman. Pemerintah bersama Pertamina dan kementerian terkait terus memantau ketersediaannya.
“Dari sisi pasokan BBM, kita tidak perlu khawatir karena stok aman,” jelasnya.
Artikel Terkait
BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75% untuk Antisipasi Dampak Gejolak Global
Mentan Amran Borong Takjil Pedagang di Bone, Bagikan Gratis ke Warga
Pemerintah Imbau Open House Lebaran Dilaksanakan Secara Sederhana
Remaja Tewas, Dua Luka Berat dalam Tabrakan Motor di Pandeglang