BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene

- Minggu, 15 Maret 2026 | 01:00 WIB
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene

Operasional ratusan dapur yang terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia Timur dihentikan sementara. Langkah tegas ini diambil oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul temuan bahwa ratusan titik layanan belum memenuhi satu syarat krusial.

Masalahnya terletak pada sertifikat. Tepatnya, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dari total 4.219 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdata di Wilayah III BGN, sebanyak 717 dapur sama sekali belum mendaftarkan sertifikat tersebut. Inilah yang memicu penghentian operasional.

“SPPG yang belum mendaftarkan SLHS akan kami suspend sementara sampai kewajiban tersebut dipenuhi,” tegas Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III BGN, Rudi Setiawan, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (15/3/2026).

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar