Kru yang bertugas sudah siap. Pilot Irwan memimpin tim, didampingi copilot Agus T. Lalu ada teknisi Maradona dan Erwin, serta tenaga kesehatan bernama Seno. Mereka akan berjaga mulai 13 hingga 25 Maret 2026 mendatang. Jadi, jika ada keadaan darurat di jalur tol yang macet parah, respons medis bisa dilakukan dengan cepat lewat udara.
Sebelumnya, helikopter ini melakukan penerbangan ferry flight dari Pondok Cabe menuju Kalikangkung. Ia tiba di Semarang pada Sabtu (14/3) dan langsung bersiaga. Ini adalah bagian dari strategi memperkuat sistem respons cepat, terutama untuk menangani kecelakaan lalu lintas atau kondisi medis yang butuh evakuasi segera.
Di sisi lain, polisi tak hanya mengandalkan fasilitas canggih. Mereka juga mengimbau para pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan. Patuhi aturan lalu lintas, dan jangan ragu mendatangi pos pelayanan Operasi Ketupat Candi jika membutuhkan bantuan.
Harapannya tentu saja satu: memastikan perjalanan mudik dan balik masyarakat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Persiapan seperti ini setidaknya bisa memberi sedikit ketenangan di tengah hiruk-pikuk perjalanan jarak jauh.
Artikel Terkait
BMKG Prakirakan Makassar Mendung Sepanjang Hari, Waspada Hujan Ringan Dini Hari
Wakapolri: Sosialisasi Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026 Diberikan 2-3 Jam Sebelum Diterapkan
Warga Makassar Buka Puasa Pukul 18.19 WITA Hari Ini
KPK Dalami Dugaan Permintaan THR Terkait Proyek dalam OTT Bupati Cilacap