Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret

- Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:15 WIB
Arus Mudik Nagreg-Garut Masih Lancar, Puncak Diprediksi 18 Maret

Garut – Lalu lintas di jalur Nagreg menuju Garut pagi ini terlihat biasa saja. Belum ada tanda-tanda kemacetan parah yang biasanya menghantui pemudik Lebaran. Padahal, masa mudik tahun 2026 ini sudah dimulai sejak kemarin, 13 Maret.

Di posko pengamanan, suasana masih cukup tenang. Ibrahim Mezar, Panit Lantas Polsek Kadungora, mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, arus dari Bandung ke Garut atau sebaliknya masih lancar.

“Untuk jumlah kendaraan secara akurat kami memang belum memiliki data karena sebelumnya dihitung oleh Dinas Perhubungan. Namun berdasarkan pemantauan di lapangan, arus lalu lintas masih normal dan belum ada lonjakan berarti,”

Ujarnya dari Pospam Kadungora, Sabtu (14/3/2026).

Ya, data pasti memang belum ada. Tapi dari pantauan mata, situasinya tak jauh beda dengan tahun lalu. Tampaknya, gelombang utama mudik belum benar-benar bergulir. Masih H-2 lebaran, jadi wajar kalau jalanan belum penuh.

“Ini masih H-2 dari masa libur, jadi pergerakan kendaraan masih normal. Lonjakan kemungkinan baru akan terjadi setelah libur sekolah dan libur karyawan di berbagai perusahaan,”

tambah Ibrahim.

Meski begitu, polisi sudah punya perkiraan. Puncak kepadatan diprediksi bakal terjadi pada 18 Maret nanti. Bahkan, malam sebelumnya pun kemungkinan arus sudah mulai mengental. Nagreg kan memang langganan macet, apalagi di titik-titik seperti kawasan pabrik Limbangan atau Pasar Limbangan. Jalur tanjakannya yang curam juga sering bikin kendaraan ngos-ngosan dan antre.

Tak lupa, Kadungora juga jadi titik perhatian. Jalan menanjak dan persimpangan ramai di sana rawan menimbulkan kemacetan beruntun.

Untuk mengatasi itu, sejumlah skenario sudah disiapkan. Polisi akan terapkan one way situasional jika arus dari Bandung atau Tasikmalaya membludak ke Limbangan. Semua demi agar perjalanan pemudik tetap bisa bergerak, meski pelan.

Di sisi lain, cuaca turut jadi faktor yang perlu diwaspadai. Sejak H-7 mudik, hujan deras dan petir mengguyur wilayah Garut dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius. Imbauannya jelas: pengendara harus ekstra hati-hati, jaga jarak, dan persiapkan kendaraan sebaik mungkin sebelum menerobos jalur yang terkenal menantang ini.

Jadi, buat yang belum berangkat, masih ada waktu. Tapi bersiaplah; jalanan yang sekarang masih lengang, beberapa hari lagi bisa berubah total.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar