Rotasi terus berlanjut. Brigjen TNI Mirza Patria Jaya, dari Direktur C Bais TNI, mendapat tugas baru menggantikan Pelamonia. Sementara itu, Kolonel Infanteri Wahyo Yuniartoto naik jabatan dari Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana menjadi Direktur C Bais TNI.
Tak berhenti di situ. Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda berpindah dari Danrem 173/Praja Vira Braja ke posisi Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana. Posisi Danrem yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Brigjen TNI Vivin Alivianto, yang sebelumnya adalah Kasdivif 1 Kostrad.
Jabatan Kasdivif 1 Kostrad sendiri kini dipegang oleh Brigjen TNI Setyo Wibowo, yang berasal dari posisi Asops Kaskostrad.
Ada juga pergerakan di lingkup staf markas besar. Mayjen TNI Suhardi, yang semula menjabat Aster Panglima TNI, kini ditugaskan sebagai Wakaster TNI. Lalu, Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna ditetapkan menjadi Staf Khusus Kasad.
Di wilayah timur, terjadi juga perubahan. Mayjen TNI Amrin Ibrahim tidak lagi menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih. Ia ditugaskan menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi Lemhannas. Posisi Pangdam XVII/Cenderawasih yang ditinggalkannya kemudian diisi oleh Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, yang sebelumnya bertugas sebagai Perwira Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI.
Serangkaian mutasi ini, terlepas dari kerumitannya, menunjukkan dinamika internal TNI yang terus berjalan. Pembaruan dan penyegaran di pos-pos komando tampaknya menjadi fokus utama dalam periode ini.
Artikel Terkait
Umat Islam Surabaya Masuki 10 Hari Terakhir Ramadhan, Ini Jadwal Imsak Hari Ini
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel