Menurut data yang ada, rombongan pertama ini terdiri dari beragam profesi. Ada sepuluh pekerja, satu pengajar yang juga merangkap jurnalis, lalu empat belas pelajar dan mahasiswa. Selain itu, ada dua Pekerja Migran Indonesia dan lima turis. Setelah tiba, mereka akan dibantu oleh pemerintah daerah untuk melanjutkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.
Menlu Sugiono juga menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan jauh hari.
Berdasarkan catatan KBRI di Tehran, sebenarnya ada 329 WNI yang tercatat berada di Iran. Mayoritas dari mereka adalah pelajar dan mahasiswa, dengan konsentrasi terbesar di Kota Qom. Sisanya adalah para pekerja migran dan ekspatriat. Evakuasi ini menjadi langkah awal, mengamankan mereka yang paling membutuhkan untuk segera keluar dari wilayah rawan.
Artikel Terkait
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel
KPK Tahan Bupati Rejang Lebong Terkait Dugaan Suap Proyek Ijon