Rektor UIN Jakarta Tegaskan Zakat Tetap Wajib, Dorong Optimalisasi Sedekah

- Senin, 02 Maret 2026 | 20:15 WIB
Rektor UIN Jakarta Tegaskan Zakat Tetap Wajib, Dorong Optimalisasi Sedekah

Ia lalu mencontohkan praktik di luar negeri. Lihat saja Amerika Serikat atau negara-negara Timur Tengah. Di sana, budaya donasi sukarela seperti sedekah dan infak ternyata punya dampak luar biasa. Mereka bisa membangun lembaga pendidikan dan sosial yang maju berkat hal itu.

Ini pelajaran berharga, bukan? Untuk masyarakat Muslim Indonesia, budaya filantropi yang kuat harus jadi bagian dari tanggung jawab sosial. Tapi ingat, kata Asep, memperkuat sedekah jangan sampai mengikis kewajiban zakat. Justru keduanya harus saling melengkapi. Bagai dua sisi mata uang yang sama-sama penting untuk membangun keadilan sosial yang berkelanjutan.

Harapannya jelas. Optimalisasi filantropi Islam lewat zakat, infak, dan sedekah bisa jadi solusi nyata untuk memangkas kesenjangan dan memperkuat kesejahteraan di Indonesia.

Intinya sederhana: jalankan kewajiban, lalu lanjutkan dengan keikhlasan. Itulah kunci sebenarnya.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar