Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya kurang lebih: Aku berniat puasa besok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadan tahun ini, semata karena Allah Ta'ala.
Doa Saat Berbuka, Penutup yang Manis
Menjelang azan Maghrib, selain rasa lega, ada sunnah yang indah untuk diamalkan. Rasulullah SAW punya doa khusus saat membatalkan puasa. Dalam riwayat Ibnu Umar yang dicatat Abu Dawud, beliau biasa membaca doa ini:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى.
Dzahabaẓ-ẓama’u wabtallatil-‘urūqu wa tsabatal-ajru in syā’aLlâhu ta‘âlâ.
Maknanya dalam: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah."
Doa singkat ini mengingatkan kita pada nikmat sekaligus tujuan akhir dari semua lelahnya menahan diri: ridho dan ganjaran dari-Nya.
Artikel Terkait
Es Cincau Gula Merah, Takjil Segar Kaya Vitamin untuk Buka Puasa
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung Kenang Sosok Teguh Penjaga Pancasila
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar