Minggu kemarin, jalanan menuju Pelabuhan Merak terasa lebih padat dari biasanya. Menurut catatan Jasa Marga, tepatnya di H-4 Natal, ada 42.930 kendaraan yang bergerak ke arah Banten itu. Angkanya memang naik, meski tak drastis.
Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengonfirmasi hal ini.
"Kami mencatat masih terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju arah Merak, yang terdistribusi lewat Gerbang Tol Cikupa," ujarnya, seperti dilansir Antara, Senin (22/12).
Kalau dibandingin dengan hari biasa yang cuma sekitar 42.518 kendaraan, kenaikannya sekitar 0,97 persen. Cuma, arus ke tempat lain justru sepi. Misalnya nih, jalur menuju Bandara Soekarno-Hatta via GT Cengkareng dan jalan ke Puncak Bogor lewat GT Ciawi 1, volumenya malah lebih rendah dari hari-hari normal.
Nah, tren padat ini diprediksi masih akan berlanjut. Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, arus kendaraan diperkirakan makin meningkat. Makanya, Jasa Marga ngasih imbauan buat para pemudik: persiapan perjalanan harus matang. Cek kondisi kendaraan dan pengemudi, pastikan BBM cukup, dan jangan lupa isi ulang saldo e-money.
Soal e-money ini penting, lho. Biar transaksi di tol lancar, usahakan pakai kartu yang sama pas tap di gerbang masuk dan keluar. Ribet kan kalau beda?
Di sisi lain, ada kabar baik buat pengguna jalan tol. Dirut Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyebut bahwa diskon tarif tol sudah diberlakukan mulai 22 Desember 2025. Kebijakan ini tentu buat meringankan beban masyarakat yang mudik di libur panjang akhir tahun.
Harapannya sih, dengan adanya potongan harga ini, arus lalu lintas di wilayah operasional Jasa Marga Metropolitan Tollroad bisa lebih tersebar merata. Tidak hanya membludak di satu titik saja.
Artikel Terkait
Jadwal Salat Surabaya 7 Februari 2026: Imsak Pukul 04.02 WIB
KY Prihatin Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Lahan
Sistem Perlindungan Digital Cegah Potensi Kerugian Rp 8 Triliun dalam 6 Bulan
Sekjen DPD RI Tekankan Meritokrasi dalam Pelantikan Lima Pejabat Tinggi