Makassar itu kaya dengan pantai-pantai indah. Dari sekian banyak, Pantai Akkarena di Tanjung Bunga pasti termasuk yang paling populer. Warga kota, terutama di akhir pekan atau hari libur, sering menjadikannya tujuan utama untuk melepas penat.
Yang bikin tempat ini spesial? Pemandangan senjanya. Benar-benar memikat. Saat matahari mulai turun, langit berubah jadi kanvas warna jingga dan ungu, dipadu dengan siluet laut lepas. Ditambah lagi, deretan lampu taman perlahan menyala, menciptakan nuansa hangat di sepanjang bibir pantai berpasir hitam itu.
Lebih Dari Sekadar Pantai Biasa
Sebenarnya, Akkarena sudah dibuka untuk umum sejak 1998. Namanya sendiri berasal dari bahasa Makassar, yang artinya "bermain". Cukup pas, karena fungsinya memang sebagai ruang rekreasi dan hiburan.
Kawasannya luas, sekitar 10 hektar. Tidak cuma hamparan pasir, tapi juga ada taman rindang dengan pepohonan dan rerumputan hijau. Jadi, selain menatap laut, pengunjung bisa coba berbagai aktivitas. Mulai dari watersport, memancing, sampai sekadar nongkrong santai di kafe atau rumah makan yang berjejer.
Kapan Bisa Datang?
Pantai ini buka setiap hari, dari jam 7 pagi sampai 10 malam waktu setempat. Tapi jangan kaget kalau di akhir pekan atau momen-momen tertentu, jam operasionalnya bisa molor sampai tengah malam. Suasananya jadi berbeda, lebih ramai dan hidup.
Soal Tiket dan Parkir
Biaya masuknya terbilang terjangkau. Di hari biasa, cukup bayar Rp 10.000. Naik sedikit jadi Rp 15.000 kalau datang di akhir pekan atau hari libur.
Untuk parkir, motor dikenakan Rp 5.000, sedangkan mobil Rp 10.000.
Artikel Terkait
Laporan Ungkap Aliran Dana Terduga Teroris Lewat Binance, Pegawai Penyelidik Malah Diberhentikan
Tren Bukber Ramadan di Makassar Beralih ke Restoran dengan Konsep Estetik
Sidang Praperadilan Yaqut Ditunda, KPK Absen di Persidangan Perdana
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Makassar, Tello Baru Terparah