Meksiko kembali bergejolak. Pemicunya adalah kabar tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes, atau "El Mencho", bos kartel paling berbahaya dan paling dicari. Kematian sang pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG) ini langsung memicu gelombang kekerasan yang masif dan brutal di berbagai penjuru.
Menurut informasi yang beredar, Oseguera awalnya terluka dalam baku tembak sengit dengan pasukan militer di daerah Tapalpa. Ia sempat dievakuasi menggunakan helikopter menuju Mexico City untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun, nyawanya tak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dalam perjalanan.
Reaksinya cepat dan penuh teror. Hanya dalam hitungan jam, kelompok-kelompok bersenjata diduga kaki tangan CJNG memblokir jalan-jalan raya di puluhan negara bagian. Mereka membakar truk, mobil, bahkan bangunan komersial. Suasana mencekam langsung menyergap. Aktivitas publik di banyak kota lumpuh total.
Menteri Keamanan, Omar Garcia Harfuch, memberikan konfirmasi yang suram.
Di sisi lain, korban juga berjatuhan dari pihak kartel. Sekitar 30 orang yang diduga anggota sindikat kriminal tewas, dengan 70 lainnya berhasil ditangkap aparat yang tersebar di tujuh negara bagian.
Artikel Terkait
Prabowo Saksikan Penyerahan Rp11,4 Triliun dan Reklamasi Lahan ke Negara
Unhas dan KLHK Jalin Kerja Sama Hadapi Perubahan Iklim
Amnesty International: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Berpola dan Terencana
PSIM Yogyakarta Hadapi PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Susunan Pemain Kedua Tim Diumumkan