Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa dalam metode rukyat, jika hilal terlihat secara kasat mata pada suatu wilayah, maka itu menjadi patokan. Prinsip ini yang dipegang oleh komunitasnya.
Pentingnya Merujuk pada Metode Teruji
Di akhir penjelasannya, Yenny Wahid kembali menekankan pentingnya merujuk pada metode yang teruji, baik hisab maupun rukyat. Keduanya, dalam pandangannya, memiliki dasar keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini menjadi kunci untuk menyikapi perbedaan dengan bijak tanpa menimbulkan perpecahan.
“Yang terbaik adalah sesuai keyakinan kita masing-masing. Jadi kayak kalau yang yakin dengan metode yang diikuti oleh para ahli yang diikutinya itu menunjukkan bahwa bulan Ramadhan mulainya besok silakan saja,” ujarnya.
“Tetapi kalau di sini kami yakinnya kalau sudah terlihat bulannya, Insya Allah kalau sudah bila terlihat kapanpun itu kita hormati keputusan itu,” lanjutnya.
“Karena dipakai juga dengan menggunakan metode apa metode yang sudah teruji. Nah, jadi itu yang akan kita kita lihat karena kan memang namanya puasa bulan Ramadhan,” pungkas Yenny menutup pembicaraan.
Artikel Terkait
Barcelona Kalahkan Atletico Madrid 2-1 Berkat Gol Telat Lewandowski
PSM Makassar Gagal Maksimalkan Kandang, Ditahan Imbang Persis Solo
Drama Injury Time, Dortmund Hancurkan Stuttgart 0-2
Polda Sumsel Kerahkan 2.671 Personel Amankan Ibadah Paskah