Pemantauan Diperluas ke Dua Lokasi Lain
Guna mengantisipasi kemungkinan gangguan cuaca lokal dan memperkuat validitas data, pemantauan tidak hanya berpusat di Makassar. Tim juga diterjunkan ke dua wilayah lain yang dinilai memiliki kondisi geografis yang mendukung.
"Pemantauan serupa juga kita gelar di Pattalassang, Kabupaten Takalar, dan di Malli, Kabupaten Luwu Timur," tambah Nasrol.
Strategi penyebaran lokasi ini mencerminkan pendekatan yang hati-hati dan metodologis. Dengan membandingkan hasil dari tiga titik yang berbeda, diharapkan diperoleh gambaran yang lebih utuh tentang visibilitas hilal di wilayah Sulawesi Selatan.
Data Dihimpun untuk Sidang Isbat Nasional
Seluruh laporan dan temuan dari ketiga lokasi pemantauan tersebut kemudian akan dihimpun dan dikompilasi secara teliti. Data inilah yang nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta. Di tingkat pusat, informasi dari Sulsel ini akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam sidang isbat penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah, yang melibatkan berbagai ahli dan institusi terkait.
Artikel Terkait
Pemerintah Tegaskan WFH ASN Hanya Langkah Taktis untuk Tekan Konsumsi BBM
Lima Oknum TNI Hadapi Proses Hukum Internal Terkait Pengeroyokan di Kafe Toraja
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram
Pemkab Bone Gandeng Askrindo Perkuat Perlindungan dan Pembiayaan UMKM