"Polri harus tegas dan tidak ada toleransi untuk oknum internal yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba," tegas Henry, yang juga Waketum DPP Bapera.
Ia menambahkan, kasus seperti ini seharusnya jadi alarm. "Penegak hukum menegaskan komitmen untuk bertindak tegas tanpa henti. Kasus narkoba yang melibatkan oknum anggota Polri memicu tuntutan agar adanya evaluasi sistemik dan pengawasan berkala yang lebih ketat dalam institusi," katanya.
Pesan yang ingin disampaikan sebenarnya sederhana tapi krusial: negara tak boleh kalah melawan narkotika. Kejahatan ini bukan cuma merusak individu, tapi menggerogoti masa depan generasi muda dan sendi-sendi sosial bangsa. Hukuman yang berat adalah pernyataan sikap.
Terakhir, Henry menilai komitmen ‘bersih-bersih’ internal Polri, didukung publik, adalah kunci. Itu faktor penting untuk pemberantasan narkoba yang menyeluruh di Indonesia. Tanpa itu, semua upaya bisa jadi sia-sia.
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Makassar: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Siang hingga Sore
Truk Menyalip Sampai Lajur Lawan, Pengendara Motor Tewas di Warugunung
Tiga Prajurit TNI Terluka dalam Ledakan di Fasilitas PBB Lebanon
Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita, Desak PBB Investigasi Serangan Israel yang Tewaskan 3 Pasukan Perdamaian TNI di Lebanon