Banjir dan longsor yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera memang memukul. Tapi, di tengah situasi sulit itu, distribusi energi tak boleh berhenti. PT Pertamina Patra Niaga, misalnya, saat ini sedang mengerahkan segala upaya untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan avtur tetap mengalir ke lokasi-lokasi terdampak. Mereka bergerak cepat, memanfaatkan semua jalur yang ada darat, laut, hingga udara untuk mendukung percepatan pemulihan.
Mars Ega Legowo Putra, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, menegaskan komitmen perusahaan. Menurutnya, akses masyarakat terhadap bahan bakar dan gas harus tetap terjaga, meski dalam kondisi darurat.
“Kami terapkan semua jalur distribusi yang ada. Operasional SPBU juga sudah mulai berangsur normal,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu (6/12).
Di lapangan, upaya itu terlihat nyata. Untuk jalur darat, mereka memobilisasi puluhan Awak Mobil Tangki lintas pulau. Tak cuma itu, puluhan mobil tangki BBM tambahan dan unit skid tank LPG juga dikerahkan. Tujuannya satu: memperlancar distribusi ke wilayah-wilayah yang paling parah terdampak.
Namun begitu, kondisi infrastruktur yang rusak berat membuat beberapa daerah nyaris tak terjangkau. Di sinilah kolaborasi jadi kunci. Bersama TNI Angkatan Udara, Pertamina Patra Niaga menyalurkan pasokan lewat udara. Pesawat Hercules dan pesawat perintis dikerahkan untuk mengangkut BBM dan Avtur ke daerah-daerah terpencil seperti Sibolga, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.
Jalur laut pun tak ketinggalan. Untuk menjangkau masyarakat di Aceh, perusahaan mengirimkan pasokan melalui kapal. Sebanyak sembilan skid tank LPG dan empat armada mobil tangki BBM dikirimkan lewat laut, sebagai bagian dari upaya memastikan tak ada satu wilayah pun yang terisolasi dari pasokan energi.
“Situasi darurat ini menuntut kecepatan. Distribusi energi adalah tulang punggung pemulihan masyarakat,” tegas Mars Ega. “Kami pastikan semua lini bergerak, darat, laut, udara. Pertamina Patra Niaga all out untuk mendukung pemulihan Sumatera.”
Bagi pihak-pihak yang memerlukan informasi lebih lanjut, perusahaan telah menyiapkan kanal layanan khusus. Lembaga dan instansi bisa menghubungi 0822-7692-9620. Sementara untuk masyarakat umum, layanan resmi Pertamina Contact Center 135 tetap siap melayani.
Artikel Terkait
Powell Tolak Mundur, Pilih Lanjut sebagai Gubernur The Fed Usai Jabatan Ketua Berakhir
Harga Minyak Melonjak 7 Persen Imbas Negosiasi AS-Iran Mandek dan Stok AS Anjlok
Wall Street Loyo Setelah The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Tunggu Laporan Empat Raksasa Teknologi
Taspen Serahkan Santunan Rp283 Juta ke Ahli Waris Guru SD Korban Tabrakan Kereta di Bekasi