MURIANETWORK.COM - Libur panjang yang menyambut Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan memicu kepadatan ekstrem di ruas Tol Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) dan Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (14 Februari 2026). Pantauan udara menunjukkan antrean kendaraan mengular puluhan kilometer, didominasi arus mudik dan wisata dari Jakarta menuju wilayah timur Jawa.
Gambaran Kepadatan di Lapangan
Sejak pagi hari, ribuan kendaraan pribadi, bus, dan truk logistik memadati kedua ruas tol tersebut. Lalu lintas bergerak sangat lambat, dengan titik kemacetan terparah terpantau di sepanjang KM 30 hingga KM 48 dari arah Jakarta menuju Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama). Kondisi serupa terjadi di ruas layang Tol MBZ, terutama di area pertemuan dengan jalur utama Jakarta-Cikampek di sekitar KM 48, di mana kendaraan terpaksa mengurangi kecepatan secara signifikan.
Aktivitas di rest area, seperti yang terletak di KM 57, turut memperparah situasi. Keluar-masuknya kendaraan untuk beristirahat menciptakan titik-titik baru kemacetan, menambah panjang antrean yang sudah terbentuk.
Penyebab Lonjakan Volume Kendaraan
Kepadatan yang luar biasa ini tidak terjadi begitu saja. Ada dua faktor utama yang berkolaborasi: libur panjang Imlek dan momentum jelang Ramadan. Banyak masyarakat memanfaatkan jeda libur ini untuk melakukan perjalanan wisata atau bahkan memulai mudik lebih awal menuju berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Artikel Terkait
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti
Turki Pastikan Tiket ke Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Kosovo
Mahfud MD Sebut Penyiraman Aktivis Andrie Yunus sebagai Operasi Intelijen
Republik Ceko Lolos ke Piala Dunia Usai Kalahkan Denmark Lewat Adu Penalti