Di tengah riuh arus mudik dan balik Lebaran 2026, Wakil Menteri Perhubungan Suntana menyampaikan apresiasinya. Kali ini, sorotan ditujukan pada jajaran Polri, khususnya Korlantas, yang dinilainya bekerja dengan sangat baik. Menurut Suntana, kelancaran itu terlihat nyata dari angka kecepatan kendaraan yang stabil.
“Dapat kami juga sampaikan kondisi arus lalin pergerakan kendaraan dari barat ke timur mencapai kecepatan rata-rata 81 km/jam, sedangkan arus balik tercatat 81,3 km/jam,” ujarnya dalam jumpa pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Angka itu, sekitar 80 km/jam, bukanlah pencapaian biasa. Suntana menilai ini adalah buah dari kerja keras kepolisian di lapangan. Mereka tak henti mengawal dan mengamankan lalu lintas selama periode puncak itu.
“Memang kepolisian bekerja dengan baik melaksanakan one way sistem, dan contraflow untuk menjamin kelancaran baik arus mudik dan balik,” katanya lagi.
Kabar Baik: Jumlah Kecelakaan Menurun
Lebih menggembirakan lagi, statistik kecelakaan menunjukkan tren positif. Tak cuma angka kejadian yang turun, tapi juga jumlah korban jiwa. Ini jadi secercah kabar baik di balik hiruk-pikuk perjalanan massal.
“Berdasarkan data Korlantas Polri, alhamdulillah angka kecelakaan tercatat 3.500 kejadian, mengalami penurunan sebesar 6,3% dibanding tahun lalu,” papar Suntana.
Artikel Terkait
Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu Rp 620 Juta di Kamar Hotel Bogor
Fuji Utami Tegaskan Tak Arahkan Gala Sky ke Dunia Hiburan
Pemerintah Wajibkan ASN WFH Setiap Jumat untuk Hemat Energi, Potensi Penghematan Capai Rp 6,2 Triliun
Dishub Bogor Tilang Taksi Konvensional Jakarta karena Ngetem dan Operasi di Luar Wilayah