Tanggal 14 Februari. Bagi kebanyakan orang, tanggal ini identik dengan bunga mawar merah, cokelat, dan kencan romantis. Ya, itu adalah Hari Valentine, momen di mana kasih sayang diungkapkan kepada pasangan, keluarga, atau sahabat. Tapi tahukah Anda? Tanggal yang sama ternyata juga punya makna lain yang jauh berbeda nuansanya.
Di sisi lain, selain gemerlap perayaan cinta, 14 Februari juga ditetapkan sebagai Hari Kesadaran Cacat Jantung Bawaan. Peringatan ini punya tujuan serius: meningkatkan pemahaman publik tentang kondisi jantung bawaan atau CHD. Ini adalah kelainan struktural pada jantung yang sudah ada sejak lahir, dan merupakan salah satu cacat lahir yang paling umum. Penyebab pastinya seringkali belum diketahui, namun kesadaran akan deteksi dini dan penanganannya sangat krusial.
Lalu, ada satu peringatan lain yang mungkin kurang dikenal. Tanggal yang sama juga merupakan Hari Pemberian Buku Internasional. Gagasan ini pertama kali dicetuskan oleh Amy Broadmoore, seorang pencinta buku anak, pada tahun 2012.
Intinya sederhana: berikan sebuah buku. Terutama untuk anak-anak yang minim akses terhadap bacaan.
Jadi, selain merayakan cinta antar manusia, 14 Februari juga mengajak kita untuk lebih peduli pada kesehatan jantung dan menebar kecintaan pada literasi. Lumayan padat, bukan agenda satu hari ini? Dari hati ke hati, sampai ke hati yang lain, lalu berlanjut ke halaman-halaman buku. Sebuah kombinasi yang unik.
Artikel Terkait
Kadin Sultra Bagikan 12.000 Paket Sembako Murah Jelang Ramadan
IPK Indonesia Anjlok ke 34, Persepsi Dunia Usua Jadi Pemicu Utama
Pengamat Kritik Wacana Perluasan Peran TNI dalam Revisi UU Terorisme
BI Buka Layanan Penukaran Uang Baru 2026 via Aplikasi PINTAR