Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, memberikan konfirmasi terkait skala dampaknya.
"Data sementara mencatat sekitar 1.430 kepala keluarga terdampak dan kurang lebih 1.300 unit rumah mengalami dampak genangan air," jelasnya pada Kamis (12/2/2026).
Langkah Penanganan dan Imbauan untuk Warga
Di tengah tren perbaikan ini, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal masih terus melakukan pemantauan ketat, kajian cepat, dan koordinasi dengan aparat setempat sesuai protokol standar operasional penanganan bencana.
Warga yang rumahnya masih terendam diimbau untuk tetap siaga terhadap kemungkinan kenaikan debit air jika hujan susulan datang. Imbauan kesiapsiagaan juga diperluas untuk masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi lainnya, seperti menjaga kebersihan saluran air dan menjauhi aliran sungai saat debitnya tinggi. Pemerintah daerah pun didorong untuk memperkuat koordinasi dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar hingga pemulihan benar-benar tuntas.
Artikel Terkait
Prancis Tundukkan Kolombia 3-1, Doue Cetak Brace dalam Laga Uji Coba
Bezzecchi Kukuhkan Puncak Klasemen dengan Kemenangan di MotoGP Amerika
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat hingga Cuaca Ekstrem di Awal Masuk Sekolah
Komisi III DPR Kritik Penanganan Kasus Korupsi Videografer Rp30 Juta