Potensi banjir rob diperkirakan terjadi di pesisir Anambas (12–16 Februari). Wilayah Sumatera Barat, seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, Pasaman Barat, dan Mentawai, perlu waspada pada 15–19 Februari. Sementara itu, pesisir di Riau (Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir, Kep. Meranti, Indragiri Hilir) dan Sumatera Utara (Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan) berisiko pada 17–22 Februari.
Pulau Jawa
Ibu Kota Jakarta, khususnya wilayah pesisir utara seperti Kamal Muara hingga Muara Angke, diprediksi mengalami rob pada 12–16 Februari. Periode yang sama juga berlaku untuk pesisir Kabupaten Bekasi dan Karawang di Jawa Barat. Di Jawa Tengah, sejumlah kabupaten/kota dari Semarang hingga Pemalang berpotensi terdampak dalam rentang waktu lebih panjang, 12–19 Februari. Wilayah pesisir di Banten dan Jawa Timur, termasuk Surabaya Barat dan Banyuwangi, juga masuk dalam daftar waspada hingga akhir pekan ketiga Februari.
Bali & Nusa Tenggara
Masyarakat pesisir di Nusa Tenggara Barat, mencakup Lombok hingga Pulau Timor-Rote, perlu meningkatkan kewaspadaan pada 14–19 Februari. Sementara itu, pesisir selatan Bali, seperti Gianyar, Badung, dan Denpasar, berpotensi mengalami rob pada 18–24 Februari.
Pulau Kalimantan
Beberapa titik di Kalimantan juga turut terdampak. Pesisir Kota Pontianak dan Sungai Kapuas di Kalimantan Barat berisiko pada 13–19 Februari. Sedangkan wilayah pesisir di Kalimantan Selatan (Kotabaru, Tanah Bumbu) dan Kalimantan Tengah (Kumai, Kuala Jelai) diperkirakan mengalami rob antara 16–24 Februari.
Sulawesi & Maluku
Di wilayah timur Indonesia, potensi banjir rob mencakup area yang luas. Sulawesi Utara, dari Kepulauan Talaud hingga Bitung, perlu waspada dari pertengahan hingga akhir periode peringatan, 15–24 Februari. Sementara hampir seluruh pesisir Maluku dan Maluku Utara, termasuk Ambon, Kepulauan Aru, dan Halmahera Timur, berisiko mengalami rob dalam rentang waktu 12 hingga 25 Februari 2026.
Artikel Terkait
Anggota DPR Nilai PP TUNAS Bentuk Perlindungan Jangka Panjang bagi Anak
17 Warga Gugat Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas Penanganan Kasus Ijazah Jokowi
Putri Wakil DPRD Sulsel Kelola 41 Dapur Makanan Gratis Senilai Rp61,5 Miliar
Idrus Marham Kritik Komunikasi Pemerintah, Juru Bicara dan Menteri Dinilai Belum Maksimal