Sebuah tabrakan keras antara mobil pikap dan ambulans mengguncang Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Jember, pada Minggu (8/2/2026) lalu. Dari rekaman CCTV yang beredar, penyebabnya diduga sederhana namun fatal: kewaspadaan sopir pikap yang kurang saat iring-iringan ambulans melintas.
Dalam video itu, terlihat dua unit ambulans melaju beriringan dari arah Balung menuju Jember. Lalu, dari arah berlawanan, meluncurlah sebuah pikap dengan kecepatan yang terpantau cukup kencang. Nah, di sinilah masalahnya muncul.
Rupanya, sopir pikap itu mungkin hanya melihat ambulans pertama. Ambulans kedua, yang berada tepat di belakangnya, sepertinya luput dari perhatiannya. Jarak sudah terlalu dekat, posisi pikap pun agak ke bahu jalan. Tabrakan hebat pun tak bisa dielakkan lagi.
Dampaknya cukup parah. Bagian depan mobil pikap ringsek, hancur dihantam bagian samping depan ambulans. Kendaraan darurat itu sendiri juga mengalami kerusakan yang tidak sedikit di bagian sampingnya. Suara benturan yang keras langsung memancing warga berkerumun.
Untungnya, insiden mencekam ini tidak memakan korban jiwa. Sopir pikap dilaporkan mengalami luka-luka di kaki dan tangannya. Dia langsung dibantu warga dan dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, jalur di kawasan itu memang punya reputasi buruk. Ahmad Anwar, salah satu warga, mengonfirmasi hal ini.
"Di sini memang sering terjadi kecelakaan. Selain jalannya bergelombang, kalau malam kondisinya gelap sekali, jadi pengendara harus ekstra hati-hati," ujarnya.
Dia menambahkan, kondisi jalan yang tidak rata ditambah penerangan minim di malam hari membuat ruas penghubung Kecamatan Kasian hingga Rambipuji itu jadi cukup berbahaya. Kombinasi yang kurang ideal.
Kini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani oleh unit laka lantas setempat. Pihak berwajib mengingatkan kembali kepada semua pengendara untuk selalu memberi prioritas dan keleluasaan kepada kendaraan darurat seperti ambulans. Kewaspadaan ekstra, terutama di jalur rawan, bisa mencegah terulangnya kejadian serupa.
Artikel Terkait
PSM Makassar Kalahkan PSBS Biak 2-1, Jauhi Zona Degradasi
Mahfud MD Soroti Kecerdikan Strategi Jimly dalam Kasus Etik Anwar Usman
Gubernur Pramono Bergurau dengan JK Saat Pimpin Kerja Bakti Massal Pascabanjir
Bahlil Ingatkan Kader Golkar: Posisi Strategis Bisa Diganti Kapan Saja Jika Tak Perform