Suasana di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu pagi itu cukup ramai. Ratusan orang sudah berkumpul untuk kerja bakti massal pascabanjir. Di tengah kerumunan, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tampak berdampingan dengan Wakil Presiden ke-6 Jusuf Kalla. Saat memberikan sambutan, Pramono melontarkan candaan yang cukup mengundang tawa.
“Tadi, saya sambil bercanda sama Pak JK,” ujarnya kepada para wartawan yang meliput.
“Saya bilang, ‘Pak JK, kita ini dibesarkan dalam tradisi teknokrasi. Pasti Pak JK dan saya tak mau masuk gorong-gorong, tapi yang bekerja adalah pikiran dan otaknya’.”
Menurut sejumlah saksi, JK pun tertawa mendengar kelakar itu.
Pramono lalu melanjutkan dengan nada setengah bergurau. Ia sebenarnya tidak keberatan turun langsung ke gorong-gorong, tapi khawatir justru membuat heboh. “Sekali-sekali Gubernur DKI masuk gorong-gorong, saya mau aja Pak,” katanya.
“Tapi nanti wartawan malah kaget, kalau saya masuk gorong-gorong.”
Di balik candaannya, kerja bakti hari itu adalah sebuah aksi besar-besaran. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan tidak kurang dari 171.134 personel gabungan. Mereka berasal dari unsur pemerintah, masyarakat, hingga perusahaan swasta. Kegiatan ini menyebar di 44 kecamatan dan 267 kelurahan secara serentak.
Artikel Terkait
Warga Makassar Bentrok dengan Petugas Tolak Penggusuran Kios di Jalan Satando
Pokon, Hidangan Khas Toraja yang Sarat Makna dalam Ritual Rambu Solo
Video Viral: Juru Parkir di Makassar Acungkan Pisau Saat Bentrok dengan Warga
Pantai Mandala Ria Bulukumba: Pesona Alam dan Jejak Sejarah Operasi Mandala