Di Jakarta Pusat, Selasa lalu, suara Babah Alun atau Jusuf Hamka terdengar cukup optimis. Ia bicara soal langkah Indonesia bergabung dengan Board of Peace. Menurutnya, langkah ini bakal mendatangkan lebih banyak keuntungan ketimbang kerugian.
“Tapi menurut saya akan lebih banyak manfaatnya,” ujarnya. “Paling tidak kita bisa duduk sejajar di dunia internasional.”
Baginya, ini soal posisi Indonesia di mata global. Dengan ikut serta, negara kita bakal lebih diperhitungkan. Lebih dipandang.
Pernyataan itu ia sampaikan usai menghadiri pertemuan di Istana Negara. Di sana, Presiden Prabowo menggelar duduk bersama sejumlah ulama dan tokoh Islam. Topiknya tak lain adalah rencana bergabung dengan BoP itu.
“Semua pertemuannya bagus dan interaktif ya,” kenang Babah Alun. “Dan setelah dijelaskan Bapak Presiden, akhirnya kami semua mengerti.”
Artikel Terkait
Kapolri dan Jajaran Petinggi Berduka, Wasiat Terakhir Istri Hoegeng Terungkap
Megawati: Kekuasaan Bukan untuk Mendominasi, Tapi Merawat
Saksi Ungkap Rasa Takut yang Paksa Mundur dari Proyek Chromebook Kemendikbud
Lautan Bunga Berduka untuk Istri Hoegeng, dari Presiden hingga Mantan Kapolri