✍🏻 Dinda Aishah
Pernah nggak sih, kita merasa yakin banget tentang sesuatu? Dulu, aku yakin poligami bisa jadi solusi. Bisa meringankan beban yang kupikul sebagai seorang istri. Dan hasilnya? Ya, persis seperti yang kuyakinan itu.
Waktu itu, aku juga percaya suamiku adalah lelaki baik. Aku pegang teguh keyakinan itu. Dan lagi-lagi, kenyataannya sesuai. Lalu, aku yakin dia bisa adil pada semua istrinya. Keyakinanku pun terbukti.
Bahkan soal madu-maduku, aku punya prasangka baik. Kukira mereka orang-orang yang baik hati. Dan ternyata, ya, mereka memang begitu adanya.
Tapi coba bayangkan skenario sebaliknya. Kalau saja yang kurasakan justru siksaan, kalau aku anggap suamiku tak adil, atau maduku menzalimiku… besar kemungkinan, hidupku akan berjalan sesuai dugaan buruk itu juga.
Kok bisa? Rupanya, ini bukan sekadar teori psikologi biasa.
Artikel Terkait
Kilas Balik 22 Maret: Dari Arca Buddha Zamrud hingga Letusan Gunung Redoubt
Dortmund Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol untuk Kalahkan Hamburg
AC Milan Tundukkan Torino 3-2 dalam Laga Sengit di San Siro
Tiga Anak di Jombang Terluka Parah Akibat Petasan Rakitan, Satu Harus Diamputasi