Padahal, proses itu bukan cuma sekadar jalan yang harus ditempuh. Di situlah karakter kita ditempa. Dari setiap kegagalan, kita belajar untuk lebih tangguh. Dari kesalahan, kita menemukan cara memperbaiki diri. Dan dalam penantian yang panjang, kita akhirnya paham arti menghargai.
Memang, kita nggak mungkin membalikkan laju zaman. Tapi, cara pandang kita bisa diubah. Nggak semua hal harus diraih dengan cepat. Keterlambatan pun bukan selalu tanda kegagalan. Justru, proses yang lambat dan penuh kesabaran kerap menghasilkan sesuatu yang lebih kuat dan punya makna mendalam.
Jadi, di tengah dunia yang terus berlari kencang, memilih untuk sedikit lebih sabar dan menikmati setiap langkah proses itu sendiri adalah sebuah keberanian. Mungkin kurang disadari, tapi nilainya sangat berharga.
PINION
Artikel Terkait
Ribuan Aplikasi Pemerintah, Siapa yang Tersesat di Rimba Digital?
Rita Pasaraya Cilacap Ludes Dilahap Api, Pemadaman Berlanjut hingga Dini Hari
Di Balik Senyum Kampus: Saat Kekuatan Lahir dari Keberanian untuk Lelah
Rindu yang Tertinggal di Stasiun Bandung