Gempa bumi kembali mengguncang Bali, tepatnya di wilayah Karangasem. Kejadiannya pada Minggu malam (1/2), pukul 20.29 WIB. Kekuatannya tercatat 3,5 magnitudo.
Menurut data yang dirilis, pusat gempa berada di laut, sekitar 22 kilometer arah tenggara Karangasem. Kedalamannya cukup dangkal, hanya 9 kilometer di bawah permukaan. Koordinatnya 8,49° LS dan 115,66° BT.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, memberikan penjelasan mengenai penyebabnya.
"Dari lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini tergolong gempa dangkal. Pemicunya adalah aktivitas sesar aktif di dasar laut," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan analisis lebih detail mengenai mekanisme pergerakannya.
"Hasil analisis kami menunjukkan gempa ini punya mekanisme pergerakan sesar naik yang dikombinasikan dengan pergerakan mendatar, atau oblique thrust fault," tambah Cahyo.
Getarannya sendiri cukup terasa oleh warga. Di Kabupaten Karangasem, guncangan dirasakan pada skala III MMI. Artinya, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti sensasi ketika ada truk besar lewat di depan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai gempa susulan. Begitu pula dengan dampak kerusakan, sejauh ini tidak ada laporan yang masuk ke pihak berwenang.
Di akhir pesannya, Cahyo Nugroho mengimbau masyarakat untuk bersikap tenang.
"Kami minta masyarakat tidak panik dan jangan mudah percaya pada informasi yang sumbernya tidak jelas. Tetap waspada, tapi tetap tenang," ujarnya menegaskan.
Artikel Terkait
Pemkot Brebes Ancam Pecat ASN yang Bolos 12 Hari Tanpa Keterangan
PTDI Klaim Pesawat N-219 Solusi Tepat untuk Konektivitas Daerah Terpencil dan Kepulauan
Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal Ratusan Pakaian dan Sepatu Bekas Asal Singapura, Tiga Tersangka Diamankan
BEM SI Tinjau Langsung Gudang Bulog, Stok Beras Nasional Capai Rekor 5,2 Juta Ton