Trump Luncurkan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Dunia Terbelah Antara Harapan dan Kecurigaan

- Minggu, 01 Februari 2026 | 19:00 WIB
Trump Luncurkan Dewan Perdamaian untuk Gaza, Dunia Terbelah Antara Harapan dan Kecurigaan

Peluang atau Ancaman bagi Solusi Dua Negara?

Lalu, bagaimana dengan masa depan solusi dua negara? Di tengah keraguan itu, beberapa negara melihat celah peluang. Bagi mereka, bergabung dengan BoP adalah langkah strategis. Dengan berada di dalam, mereka berharap bisa memastikan proses transisi di Gaza tetap konsisten dengan prinsip dua negara dan menghormati hak-hak rakyat Palestina.

Indonesia, misalnya, memilih untuk terlibat. Menteri Luar Negeri negara itu menjelaskan alasannya.

Bergabung dengan BoP merupakan langkah strategis untuk memperkuat dukungan bagi kemerdekaan Palestina dan upaya mewujudkan perdamaian yang adil.

Jadi, BoP pada dasarnya adalah inovasi diplomatik Trump yang ambisius. Ia hadir dengan janji gencatan senjata, rekonstruksi, dan stabilisasi. Keberadaannya membuka pintu bagi negara anggota untuk mengadvokasi solusi dua negara dari dalam. Tapi, bayang-bayang skeptisisme tentang legitimasi dan dampaknya terhadap multilateralisme tetap menghantui. Debat global yang kini berlangsung tentang efektivitas BoP ini, pada akhirnya, akan sangat menentukan arah stabilitas kawasan Timur Tengah ke depannya.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar