Di Bekasi, Sabtu (31/1) lalu, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menutup sebuah koordinasi penting. Hadir di sana, 166 kepala Sekolah Rakyat. Pesannya jelas: persiapkan siswa sebaik mungkin. Zaman terus berubah, dan anak-anak kita harus siap.
“Kita harus mempersiapkan anak-anak kita bahwa zaman selalu berubah, selalu berkembang,” tegas Agus Jabo.
“Sekolah Rakyat harus bisa mengasesmen perkembangan zaman sehingga kita bisa mempersiapkan betul apa yang bisa kita ketahui untuk anak-anak.”
Menurutnya, adaptasi ini bukan sekadar teori. Ini soal bekal nyata. Saat lulus nanti, para siswa diharapkan bisa langsung menggerakkan roda pemutus kemiskinan entah dengan bekerja atau melanjutkan kuliah. Tugas para kepala sekolah dan guru pun jadi amat berat, apalagi dengan latar belakang siswa yang beragam. Makanya, diperlukan pendekatan berbeda.
“Harus ada bentuk baru, pola baru yang berkualitas, plus plus, yang berbeda dari sekolah reguler,” imbuhnya.
“Jadi siswa kita didik untuk betul-betul siap ketika mereka lulus dari Sekolah Menengah Atas.”
Artikel Terkait
Habib Bahar Bin Smith Resmi Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser
Besok di Sentul, Prabowo Buka Rakornas Pusat-Daerah di Hadapan Ribuan Pejabat
Buku Darurat Belanda: Bukan Alarm Perang, tapi Ajakan Bertahan Mandiri
Lantai Ambrol di Tangsi Belanda Siak, Puluhan Pelajar SD Terluka