Sedangkan poin ketiga, menyasar Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Rizal menyerukan desakan massal untuk memecatnya. Ia juga memberi sinyal peringatan. Jika Presiden Prabowo dinilai tak mampu memecat Kapolri, maka giliran Prabowo sendiri yang harus diturunkan oleh rakyat.
Nah, untuk mencapai semua itu, mereka mengandalkan strategi people power. Namun, Rizal berusaha meluruskan persepsi. Ia bersikukuh bahwa aksi mereka konstitusional, bukan makar.
Ia mendorong semangat para pendukungnya. Gerakan ini, katanya, tak boleh berhenti di ruang pertemuan ini saja. "Gerakan jangan mati. Bergerak, bergerak, bergerak terus kita," seru Rizal dengan semangat. "Mulai dari sini besok ke tempat yang lain, ke daerah-daerah sehingga rakyat betul-betul bersama kita."
Di akhir pernyataannya, ia menutup dengan harapan agar perjuangan mereka mendapat pertolongan. Harapannya satu: memperbaiki Indonesia.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral