Kalurahan Tirtomartani juga tak kalah kacau. Sebelas pohon tumbang menyebabkan tujuh rumah rusak, dua tempat usaha terdampak, dan yang memprihatinkan, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka ringan.
Sementara di Tamanmartani, tujuh pohon tumbang merusak 17 rumah. Sedangkan di Purwomartani, hanya satu pohon yang tercatat tumbang.
Di sisi lain, Kapanewon Ngemplak juga merasakan dampaknya. Di Kalurahan Bimomartani, tujuh pohon tumbang merusak delapan rumah dan satu tempat usaha. Kerusakan terbesar di wilayah ini justru terjadi di Sindumartani, di mana 29 pohon tumbang menimpa empat rumah warga.
Data ini masih bersifat sementara. Tim BPBD dan pihak terkait lainnya masih terus bekerja di lapangan untuk menormalisasi kondisi dan memastikan tidak ada lagi warga yang terancam bahaya. Bagi masyarakat yang terdampak, proses pemulihan dan perbaikan infrastruktur dipastikan akan segera dilakukan.
Artikel Terkait
Besok di Sentul, Prabowo Buka Rakornas Pusat-Daerah di Hadapan Ribuan Pejabat
Buku Darurat Belanda: Bukan Alarm Perang, tapi Ajakan Bertahan Mandiri
Lantai Ambrol di Tangsi Belanda Siak, Puluhan Pelajar SD Terluka
MSCI Beri Peringatan, Pasar Modal Indonesia di Ambang Degradasi