Svyrydenko menyatakan setidaknya lima orang tewas dalam serangan keji itu.
Kemarahan tidak hanya datang dari perdana menteri. Presiden Volodymyr Zelensky juga menyuarakan protes keras melalui akun media sosialnya.
Tulisnya. Pernyataan itu menggambarkan betapa dalamnya luka dan kemarahan yang dirasakan. Serangan terhadap jalur kereta, yang seharusnya menjadi urat nadi pergerakan logistik dan warga, semakin mengukuhkan narasi bahwa perang ini telah memasuki fase yang semakin brutal dan tak manusiawi.
Artikel Terkait
Opini Tanpa Data: Ancaman Nyata bagi Demokrasi di Era Medsos
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Pasal Pencemaran Nama Baik ke MK
Duka dan Amarah di Boyolali: Bocah Tewas, Ibu Kritis dalam Perampokan Biadab
Tragedi Lula Lahfah: Tabung Pink dan Misteri Kematian yang Tak Terautopsi