Kondisi korban saat ditemukan sungguh memprihatinkan. Posisinya telentang, kaki menekuk. Lebam dan luka terlihat jelas di sekujur wajah pelipis, hidung, telinga, sampai rahang dan leher. Bekas kekerasan yang keras.
Tim gabungan dari Inafis Polres dan Puskesmas Kretek segera turun ke TKP. Mereka bekerja memeriksa setiap jejak. Identifikasi akhirnya berhasil dilakukan lewat Inafis Portable System.
Korban adalah HM, 69 tahun, kelahiran Teluk Betung. Pria yang ternyata berdomisili di Jakarta Timur ini kini menjadi pusat penyelidikan. Apa yang membawanya ke Parangtritis, dan apa yang memicu amukal para pelaku, masih jadi misteri.
Kedua tersangka kini sudah ditahan. Soal motif, Rita Hidayanto masih enggan berkomentar panjang.
Ucapnya singkat. Investigasi masih terus berlanjut untuk mengungkap semua sisi gelap dari kasais ini.
Artikel Terkait
Pidato Haru Mahasiswi Indonesia di Al-Azhar Berbuah Beasiswa Langsung dari Syaikh
Kemenkes Angkat Bicara Soal Tren Gas Tertawa: Bisa Berujung Maut
Kemenkes Buka Suara soal Nitrous Oxide Usai Kasus Lula Lahfah
Tiga Golongan yang Dijanjikan Perlindungan Saat Kekacauan Hari Kiamat