Setelah dicek, tulang itu diduga bukan korban longsor. Usianya diperkirakan sudah lebih dari setahun.
“Dimungkinkan itu merupakan makam keluarga yang terdampak longsor dan terbawa saat proses evakuasi,” kata Hendra.
Soal penempatan, jenazah yang sudah teridentifikasi tersebar di beberapa rumah sakit. Ada 10 jenazah di Rumah Sakit Kartika Asih, 6 di Sartika Asih, lalu 2 di Rumah Sakit Cibabat dan 2 lagi di Welas Asih.
Memasuki hari keenam, kondisi fisik korban memang sudah berubah. Proses pembusukan berjalan cepat. Tapi tim DVI tak menyerah.
“Memang ada perubahan fisik karena pembusukan yang lebih cepat, namun dengan penanganan khusus, identifikasi seperti sidik jari dan pencocokan ciri-ciri khusus masih bisa dilakukan,” pungkas Hendra.
Proses yang melelahkan ini masih terus berlanjut, dengan harapan bisa memberikan kepastian kepada keluarga yang menunggu.
Artikel Terkait
Gubernur Sulsel Lepas Armada Mudik Gratis Mudik Aman, Berbagi Harapan
Trans-Sulawesi Diprediksi Dilintasi 5,36 Juta Pemudik pada Lebaran 2026
Harga Emas Perhiasan Stabil di Awal Pekan, Berikut Rinciannya
Iran Klaim Serang Empat Pangkasan Udara AS di Timur Tengah dalam Operasi Janji Setia 4