Menurutnya, dakwah punya cakupan yang lebih luas. Bukan cuma soal penyampaian ajaran agama, tapi juga bagaimana menghadirkan nilai-nilai sosial yang memperkuat harmoni. Baik antar umat beragama, maupun di internal umat beragama itu sendiri.
Jelas Abdul Rachmat.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Rio Anggoro Wahyu, menyambut baik inisiatif ini. Ia mengapresiasi langkah silaturahmi yang dilakukan. Peran tokoh agama dan ormas, dalam pandangannya, sangat krusial untuk menciptakan kondusivitas wilayah. Terutama melalui dakwah yang menenangkan dan mendorong persatuan, bukan sebaliknya.
Diskusi berjalan santai, tapi isinya padat dan substantif. Pertemuan ini benar-benar mencerminkan semangat gotong royong antara kepolisian dan elemen masyarakat. Kolaborasi semacam inilah yang diharapkan bisa membangun Bogor menjadi kota yang aman, harmonis, dan beradab.
Ke depan, audiensi ini diharapkan jadi batu pijakan. Awal dari kerja sama yang lebih kuat dan berkelanjutan antara PDM Muhammadiyah Kota Bogor dan Polresta setempat. Tujuannya satu: menjaga kebersamaan, toleransi, dan kedamaian sosial di tengah kehidupan masyarakat yang dinamis.
Artikel Terkait
Generasi Muda AS Serukan: Kalian Bukan Umat Pilihan, Kalian Iblis
Dua Ruas Jalan di Jakarta Tergenang, Arus Lalu Lintas Terganggu
Kisah Mengerikan di Lombok: Anak Cekik Ibu, Bakar Jasadnya Demi Uang
Trump Ultimatum Iran: Ancaman Serangan Lebih Dahsyat Gantung di Tengah Ajakan Berunding