Suasana di London sore itu cukup ramai. Di tengah kerumunan, beberapa anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) terlihat mendekati sekelompok jurnalis yang sedang meliput. Mereka meminta identitas dan berusaha menghentikan aktivitas peliputan di area tersebut. Tapi, situasinya tak berjalan mulus.
Respons yang datang dari para wartawan Inggris itu tegas. Mereka dengan lugas menjelaskan bahwa posisi mereka berdiri adalah wilayah publik. Di tempat seperti itu, hak mereka untuk meliput dilindungi. Tak sembarang orang bisa mengusir mereka begitu saja.
Mendengar penjelasan itu, raut wajah personel Paspampres berubah. Mereka terlihat canggung, lalu memilih untuk pergi meninggalkan kerumunan wartawan. Adegan singkat itu, yang terjadi saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Inggris, pun direkam dan menyebar cepat di media sosial.
Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Paspampres tak tinggal diam. Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi, selaku Asisten Intelijen Danpaspampres, mengaku telah menyelidiki kejadian itu.
“Dari hasil investigasi yang kami lakukan, personel yang bersangkutan telah menjalankan tugas pengamanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” ujar Mulyo.
Artikel Terkait
Masjid Raya Pase Kembali Ramai, Meski 124 Masjid Lainnya Masih Rusak Berat
Prabowo Panggil Menteri, Bahas Strategi Kuasai Kekayaan Alam
Darurat Lahan Sawah: 554 Ribu Hektare Beralih Jadi Perumahan dan Industri
Born to Run: Kisah Dua Keluarga yang Bangkit dari Reruntuhan Kecelakaan