Namun begitu, ceritanya jadi lain kalau kita melihat ke wilayah lain, khususnya yang dilintasi garis khatulistiwa. Ambil contoh Sumatera.
Faisal menyebut pola iklim di sana unik. Daerah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami dua kali musim hujan dan dua kali musim kemarau dalam setahun. Cukup berbeda, bukan?
"Jadi berbeda antara karakteristik iklim yang ada di daerah di dekat ekuator dengan daerah selatan seperti Jawa, Bali, Nusa Tenggara,"
Ia menambahkan, untuk Sumatera, salah satu periode hujan berikutnya justru diprediksi datang pada Mei-Juni. Bertepatan dengan saat Jawa sedang kering-kerontang. Ini jelas menunjukkan betapa beragamnya kondisi cuaca di negeri kita.
Jadi, siapkan payung untuk Jawa dan sekitarnya setidaknya hingga Maret. Sementara untuk warga Sumatera, bersiaplah untuk pola yang lebih dinamis sepanjang tahun.
Artikel Terkait
JK Prihatin dan Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
Chelsea Takluk 1-0 dari Newcastle di Stamford Bridge
Barbershop Tema Peaky Blinders Hadir di Luar Stadion Atletico Madrid untuk Promosi Film
BGN Hentikan Sementara Ratusan Dapur MBG di Indonesia Timur karena Tak Miliki Sertifikat Higiene