Arogansi di Kemayoran: Penjual Es Jadul Jadi Korban, Padahal Dagangannya Aman
Rasa keadilan publik kembali tercabik. Kali ini, di Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat, di mana dua oknum aparat TNI dan Polri diduga menunjukkan sikap yang jauh dari kata melindungi. Mereka menghadapi seorang penjual es jadul pedagang kecil dengan tuduhan serampangan: menjual makanan berbahaya.
Padahal, bukti? Nihil.
Video kejadiannya pun menyebar. Dalam rekaman itu, sikap keras dan nada menggurui dari kedua oknum itu sangat mencolok. Mereka terlihat begitu yakin dengan tuduhannya. Ironisnya, belakangan justru hasil uji laboratorium yang bicara. Es jadul itu dinyatakan aman, bebas dari bahan berbahaya, dan layak konsumsi. Fakta ini, alih-alih meredakan, justru memicu amarah yang lebih besar.
Menurut sejumlah saksi, tindakan mereka dianggap cerminan arogansi dan penggunaan asumsi yang keterlaluan. Sensitivitas terhadap rakyat kecil? Rasanya hilang.
Begitu tulis seorang warganet, mewakili suara banyak orang yang geram.
Artikel Terkait
Reshuffle Kabinet 2026: Wacana Mendadak atau Keniscayaan yang Ditunggu?
Kapolres Sleman Ungkap Dilema Hukum di Balik Kasus Hogi Minaya
Tinggal Tanda Tangan Presiden, Gaji Hakim Ad Hoc Segera Naik
Istana Tunggu Surat Resmi DPR untuk Pengangkatan Hakim MK