Arogansi di Kemayoran: Penjual Es Jadul Jadi Korban, Padahal Dagangannya Aman
Rasa keadilan publik kembali tercabik. Kali ini, di Polsek Kemayoran, Jakarta Pusat, di mana dua oknum aparat TNI dan Polri diduga menunjukkan sikap yang jauh dari kata melindungi. Mereka menghadapi seorang penjual es jadul pedagang kecil dengan tuduhan serampangan: menjual makanan berbahaya.
Padahal, bukti? Nihil.
Video kejadiannya pun menyebar. Dalam rekaman itu, sikap keras dan nada menggurui dari kedua oknum itu sangat mencolok. Mereka terlihat begitu yakin dengan tuduhannya. Ironisnya, belakangan justru hasil uji laboratorium yang bicara. Es jadul itu dinyatakan aman, bebas dari bahan berbahaya, dan layak konsumsi. Fakta ini, alih-alih meredakan, justru memicu amarah yang lebih besar.
Menurut sejumlah saksi, tindakan mereka dianggap cerminan arogansi dan penggunaan asumsi yang keterlaluan. Sensitivitas terhadap rakyat kecil? Rasanya hilang.
Begitu tulis seorang warganet, mewakili suara banyak orang yang geram.
Artikel Terkait
Permintaan Maaf dan Bantuan Berdatangan untuk Penjual Es Kue yang Pernah Dianiaya
KPK Ungkap Kendala Operasi Tangkap Tangan di Tengah Modus Korupsi yang Makin Canggih
Polisi Selidiki Peredaran Gas Tertawa Usai Diduga Tewaskan Influencer
Tiga Pekan Banjir Pati, Kerupuk dan Jajanan Tak Lagi Menghidupi