Granat Menghantam, Kendaraan Baja Selamatkan Wali Kota dari Maut

- Rabu, 28 Januari 2026 | 09:54 WIB
Granat Menghantam, Kendaraan Baja Selamatkan Wali Kota dari Maut

Sayangnya, nasib baik tidak menyertai dua anggota pengawalnya. Keduanya mengalami luka-luka dalam insiden itu. Kabar terakhir, kondisi mereka sudah stabil dan masih menjalani perawatan.

Menurut Emblawa, ini bukan kali pertama nyawa Ampatuan diincar. Serangan granat ini tercatat sebagai upaya pembunuhan keempat. Sebelumnya, percobaan serupa terjadi pada 2010, 2014, dan 2019. Dalam dua serangan terakhir itu, Ampatuan sempat terluka. Pengalaman pahit itulah yang membuatnya kemudian selalu menggunakan kendaraan berpelindung baja keputusan yang pagi itu terbukti menyelamatkan nyawanya.

Yang membuatnya geram, kejadian ini berlangsung di tempat terbuka. Lokasinya dekat jalan nasional, di kawasan yang saat itu ramai oleh pedagang buah. “Kejadiannya berlangsung di siang hari, banyak orang di sekitar lokasi,” kata Emblawa. Ia berharap rekaman CCTV dan keberadaan saksi mata bisa mempercepat penyelidikan.

Namun begitu, pihak wali kota enggan terburu-buru menyimpulkan motif di balik serangan ini. Apakah ada latar politik? Mereka memilih menunggu hasil penyelidikan resmi.

“Itu salah satu risiko yang harus dihadapi para politisi,” ujar Emblawa, dengan nada yang terdengar pasrah namun waspada.

Yang jelas, Akmad Mitra Ampatuan tak lama terpuruk. Emblawa menyebut sang wali kota sudah kembali menjalankan aktivitas pemerintahan. Seolah berkata, hidup harus terus berjalan, meski ancaman bisa datang kapan saja.


Halaman:

Komentar