INDRAMAYU – Situasi di Indramayu makin mencemaskan. Banjir yang melanda kabupaten ini terus meluas, dan hingga Selasa malam (27/1/2026) sudah empat kelurahan yang terendam. Curah hujan deras yang tak henti selama dua hari berturut-turut jelas jadi pemicu utamanya. Tapi, buruknya sistem drainase lokal membuat air tak punya tempat untuk mengalir, akhirnya membanjiri pemukiman warga.
Wilayah terparah masih di Kelurahan Margadadi, terutama di sekitar Perumahan Rumah Ningrat Satu. Di sana, genangan air masih setinggi satu meter, mengurung ratusan rumah. Kondisinya stagnan, seolah tak ada tanda-tanda surut dalam waktu dekat.
“Kondisinya makin tinggi, kami butuh bantuan makanan dan obat-obatan. Sampai sekarang belum ada perahu karet yang masuk ke titik terdalam,”
keluh Ervin, salah satu warga yang masih terjebak di Margadadi. Suaranya terdengar lelah lewat sambungan telepon.
Artikel Terkait
Cak Imin Prihatin, Bupati Cilacap Tersangka KPK Diduga Targetkan Dana Rp750 Juta
Andrea Kimi Antonelli Raih Kemenangan Perdana F1 di Shanghai, Mercedes Dominasi Podium
Lebih dari 24 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air
Berbuka Puasa di Denpasar Hari Ini Pukul 18.36 WITA