Memang, laporan itu sendiri berkaitan dengan pernyataan dan sikap Ahmad Khoizinudin yang dianggap merugikan. Konon, tindakannya menciptakan kegaduhan di publik. Tapi bagi banyak pengamat, ini bukan cuma soal pasal-pasal di kitab undang-undang.
Menurut Said Didu, gerak-gerik Lubis mustahil dipisahkan dari dinamika politik yang sedang panas. Ibarat puzzle, langkah hukum ini adalah potongan yang melengkapi gambar besar pertarungan narasi.
Reaksi pun berdatangan. Dari aktivis, akademisi, sampai pengamat politik ikut bersuara. Intinya, konflik ini dianggap cermin dari pertarungan antara kelompok yang mendukung dan yang mengkritik pemerintahan sebelumnya. Suasana jadi tegang.
Mengingat nama-nama yang terlibat sering kali vokal membahas isu ijazah, kasus ini hampir pasti akan terus diawasi. Perkembangannya bakal jadi santapan publik di hari-hari mendatang. Sorotannya masih terang benderang.
Artikel Terkait
Dua Pemudik Motor Terluka dalam Kecelakaan di Jalur Padat Cirebon
Polisi Ungkap Jaringan Konten Dewasa WNA di Bali, Pelaku Pakai Jaket Ojol untuk Viral
BMKG Prakirakan Cuaca Makassar Berawan Sepanjang Hari Rabu
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions