Demikian penjelasan Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, dalam rilis tertulisnya Senin (26/1). Ia memaparkan detail operasi yang melelahkan itu.
“Upaya pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet untuk menyisir area di sekitar lokasi kejadian hingga Banjir Kanal Barat dengan jarak kurang lebih 12 km,” jelas Desiana.
Tak cuma di air, tim juga bekerja keras di darat. Mereka memindai tepian sungai sepanjang jarak yang sama, berharap menemukan tanda-tanda. Semua upaya akhirnya membuahkan hasil, meski berakhir dengan kabar duka. Ega pun dibawa pulang, mengakhiri pencarian yang menegangkan namun pilu.
Artikel Terkait
Noel Beri Sinyal ke Purbaya: Siap-siap, Nasib Kita Bisa Sama
Keluarga Berangkulan Ditemukan di Reruntuhan Longsor Pasirlangu
Julaybib Gaza: Dari Mimbar Azan ke Lorong-Lorong Jihad
Menag Ungkap Kerusakan Tak Terduga Pascabencana: Ribuan Kitab Suci Hancur, Santri dan Mahasiswa Terdampak