Sebuah video yang beredar luas di media sosial benar-benar menyita perhatian. Rekamannya memperlihatkan seorang pria, diduga seorang kepala desa, berlarian mengejar warga sambil menggenggam benda yang mirip pistol. Suasana saat itu jelas mencekam. Lokasi kejadiannya disebut-sebut terjadi di Desa Pulo Liman, Kabupaten Padanglawas Utara, Sumatera Utara.
Dalam tayangan yang viral itu, sang oknum tampak tak terkendali. Warga yang dikejar pun panik, berhamburan menghindar. Sampai sekarang, pemicu pastinya masih simpang siur. Namun begitu, kabar yang beredar kuat menyebutkan bahwa semua ini berawal dari perselisihan soal harta warisan. Masalah lama, tapi ujung-ujungnya malah bikin ricuh.
Oknum yang diduga kepala desa itu berinisial A. Yang bikin ngeri, di tangannya ada benda yang disinyalir sebagai airsoft gun. Melihat situasi kacau, beberapa warga lain berusaha melawan dengan apa adanya. Ada yang membawa kayu bakar, misalnya. Aksi ala koboi ini bikin suasana semakin panas. Teriakan-teriakan, terutama dari para ibu, terdengar jelas menyuarakan ketakutan.
Untungnya, keadaan bisa diredam. Warga sekitar akhirnya berhasil menenangkan situasi sebelum berubah jadi bentrokan fisik yang lebih parah. Dari rekaman itu, sepertinya tidak ada korban yang terluka. Tapi dampaknya? Tentu saja meninggalkan trauma.
Reaksi warganet langsung berdatangan. Banyak yang geram. Tindakan seperti itu dinilai sama sekali tidak pantas, apalagi dilakukan oleh seorang pejabat desa yang seharusnya jadi panutan.
"Ini mah bukan contoh yang baik. Mana bisa pemimpin main ancam begitu," tulis salah seorang netizen.
Desakan untuk ditindak pun menguat. Banyak komentar mendesak polisi segera turun tangan menyelidiki kasus ini. Meski senjatanya 'hanya' airsoft gun, ancaman dan teror yang ditimbulkan dianggap serius dan bisa membahayakan banyak orang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian setempat belum memberikan pernyataan resmi terkait video viral tersebut. Masyarakat pun masih menunggu kejelasan dan tindakan tegas atas insiden yang mengusik ketenteraman ini.
Artikel Terkait
Mobil Elf Rombongan Takziah Kecelakaan di Tuban, Satu Tewas dan Belasan Luka
PSG Vs Bayern Munich di Semifinal Liga Champions, Laga Final Dini yang Diprediksi Ketat
Tiga Sipir Lapas Blitar Diduga Jual Beli Kamar Sel Khusus hingga Rp100 Juta per Napi
Tim Uber Indonesia Kunci Juara Grup C Usai Comeback Dramatis Lawan Chinese Taipei