Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor ternyata membawa dampak serius. Pada Jumat (23/1) lalu, tebing di area bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Hutan Pondok Rajeg ambles dan longsor. Lokasinya persis di pinggir Sungai Ciliwung. Pemerintah Kabupaten Bogor langsung bergerak cepat, mengerahkan alat berat untuk menangani situasi ini.
Menurut Adam Hamdani, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, penyebab utamanya jelas: hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
"Disebabkan hujan deras dengan intensitas cukup lama, tanah di eks lokasi TPA Hutan Kota Pondok Rajeg mengalami longsor di tebing pinggir Sungai Ciliwung," jelas Adam saat dikonfirmasi.
Dia memaparkan, dampak yang ditimbulkan cukup luas. Material tanah yang longsor membentang sekitar 200 meter, dengan lebar sekitar seratus meter dan ketinggian sekitar 20 meter. Lokasinya yang nyaris bersinggungan dengan aliran Sungai Ciliwung ini tentu menambah kekhawatiran.
Artikel Terkait
Aktivis Muhammadiyah Soroti Pencabutan HGU: Prabowo Tunjukkan Ketegasan Lawan Oligarki
Polemik Masjid Liliba: Pemkot Kupang Tegaskan Aturan, Bukan Penolakan
Gus Umar Sindir Gibran: Wapres Hasil Obrak-abrik Konstitusi
Gadis 9 Tahun Terseret Motor Usai Berjuang Pertahankan HP dari Pencuri