"Cara terbaik untuk mencegah agresi," kata Diaz-Canel, seperti dilaporkan AFP, "adalah dengan memaksa imperialisme untuk menghitung-hitung mahalnya harga jika mereka menyerang negara kita."
“Dan itu sangat berkaitan dengan persiapan kita untuk jenis aksi militer ini. Ini menjadi sangat penting dalam keadaan saat ini,” tegasnya lagi.
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Beberapa waktu sebelumnya, Dewan Pertahanan Nasional yang dipimpin Diaz-Canel sendiri sudah menggelar rapat khusus. Agenda utamanya? Menganalisis dan menyetujui langkah-langkah transisi menuju 'Keadaan Perang'.
Latihan yang digelar akhir pekan lalu itu sebenarnya bagian dari konsep yang lebih besar, yakni 'Perang Seluruh Rakyat'. Istilah itu, bagi pemerintah Kuba, berarti kesiapan total untuk memobilisasi seluruh warga sipil jika suatu saat konflik bersenjata benar-benar pecah. Mereka bersiap untuk skenario terburuk.
Artikel Terkait
PSG Hajar Chelsea 5-2 dalam Laga Spektakuler Babak 16 Besar Liga Champions
Valverde Cetak Hattrick, Real Madrid Hancurkan Manchester City 3-0 di Liga Champions
12 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Awal Orde Baru Hingga Pawai Garam Gandhi
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat