"Cara terbaik untuk mencegah agresi," kata Diaz-Canel, seperti dilaporkan AFP, "adalah dengan memaksa imperialisme untuk menghitung-hitung mahalnya harga jika mereka menyerang negara kita."
“Dan itu sangat berkaitan dengan persiapan kita untuk jenis aksi militer ini. Ini menjadi sangat penting dalam keadaan saat ini,” tegasnya lagi.
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Beberapa waktu sebelumnya, Dewan Pertahanan Nasional yang dipimpin Diaz-Canel sendiri sudah menggelar rapat khusus. Agenda utamanya? Menganalisis dan menyetujui langkah-langkah transisi menuju 'Keadaan Perang'.
Latihan yang digelar akhir pekan lalu itu sebenarnya bagian dari konsep yang lebih besar, yakni 'Perang Seluruh Rakyat'. Istilah itu, bagi pemerintah Kuba, berarti kesiapan total untuk memobilisasi seluruh warga sipil jika suatu saat konflik bersenjata benar-benar pecah. Mereka bersiap untuk skenario terburuk.
Artikel Terkait
Gemuruh di Tengah Hujan: Longsor Cisarua Tewaskan Puluhan Jiwa
Penampilan Jadi Tuhan Baru: Saat Penilaian Hanya Berhenti di Kulit Luar
Anggota Komcad Diamankan di Warung Padang Sambian Terkait Senjata Ilegal
Sawah Berbisik Data: Ketika Petani dan AI Menyulam Masa Depan Pangan